Tuesday, 02 June 2020   |   19:08 PM
Selamat Datang di Areabola.info – Agen SBOBET Indonesia
Silahkan mulai daftarkan diri anda, Pendaftaran Gratis !
Apabila membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas !
agen bola SBOBET

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

5 Pemain Prancis yang Sempat Dijuluki The Next Zidane

Karim Benzema

 

Figur Zinedine Zidane di Prancis susah dicari bandingannya. Dia dipandang seperti produk paling baik negara itu di arena sepak bola.

Zinedine Zidane berlimpah gelar saat masih jadi pemain, dengan habiskan profesi di Juventus serta Real Madrid. Ia berjaya bersama-sama Tim nasional Prancis.

Profesi Zinedine Zidane semakin prima sebab moncer waktu berubah jadi pelatih. Zidane persembahkan tiga gelar Liga Champions untuk Real Madrid.

Saat Zidane pensiun, Prancis benar-benar kehilangan. Penelusuran penerus sang pemain terus berjalan.

Bakat-talenta paling baik Prancis sering memikul beban berat sebab dicap the next Zidane. Memiliki panggilan itu betul-betul rintangan susah.

Di bawah ini lima pemain Prancis yang sempat dipanggil The Next Zinedine Zidane. Bagaimana nasibnya saat ini?

  1. Mourad Meghni

Dikarenakan performnya bersama-sama Tim nasional Prancis memenangkan Piala Dunia U-17 serta saling berdarah Aljazair, Meghni dicap “The Next Zidane “.

Sebelum jalani kiprah seniornya, Meghni geser dari Prancis ke Italia dengan tinggalkan Cannes ke arah Bologna. Tapi, dia tidak berhasil tampil persisten buat Bologna atau selanjutnya di Lazio. Dia cuma jadi pemain pengganti yang tidak dimainkan saat Lazio memenangkan Copa Italia 2009. Itu salah satu gelar selama profesinya.

Sesudah mengganti kewarganegaraan jadi Aljazair pada 2009, dia geser ke Qatar 2 tahun berlalu. Tetapi, dia tidak lagi mempunyai club semenjak tinggalkan club Aljazair, CS Constantine, pada 2017.

  1. Bruno Cheyrou

“Saya tidak membuat perbandingan dengan Zidane dengan cara asal-asalan, ” kata Gerard Houllier mengenai ketetapannya menggandeng Cheyrou ke Liverpool dari Lille pada 2002.

“Bruno punyai tipe sentuhan serta style yang dipunyai Zidane. Terdapat beberapa persamaan di antara kedua-duanya saat mereka kuasai bola.”

“Perbedaannya Zidane telah berumur 30 tahun serta kaya pengalaman, sedang Bruno baru 24 tahun serta baru sekali bermain di luar negeri, ” tambah Houllier.

Rupanya bedanya bukan sebatas pengalaman serta umur. Cheyrou cuma bermain 48 kali untuk The Reds di semua tempat pertandingan serta tidak impresif. Sang pemain selanjutnya geser ke Bordeaux selanjutnya Marseille dengan posisi utang. Ia habiskan hampir semua profesinya di Ligue 1.

  1. Yoann Gourcuff

Yoann Gourcuff sempat juga dipanggil Zidane baru sebab mempunyai style bermain yang seperti dengan legenda hidup sepak bola Prancis itu. Profesi Gourcuff terlihat akan cerah saat geser dari Rennes ke AC Milan pada 2006.

Semasa 2 tahun di San Siro, Gourcouff hadapi fakta susah menggeser Kaka.

Sesudah kembali lagi Prancis untuk menguatkan Boedeaux pada 2008, dia mulai bangun, dengan memenangkan gelar Pemain Ligue 1. Gelar itu didapatnya sesudah memotori kesuksesan Bordeaux mendapatkan gelar ganda di liga serta Piala Prancis. L’Equipe langsung menyebutnya The Next Zidane.

“Saya yang berasa sakit saat Zidane pensiun, sekarang berasa terobati lihat Gourcuff bermain, ” kata bekas pemain Tim nasional Prancis, Christophe Sangkarry.

Tetapi, dia tampil jelek di Tim nasional Prancis pada Piala Dunia 2010 serta diusur keluar lapangan di menit ke-25. Sikapnya jadi perhatian sesudah tidak berhasil cemerlang waktu geser ke Lyon pada 2010. Di club itu ia memiliki masalah dengan perform serta kesehatan.

Walau masih berumur 33 tahun, Gourcuff tidak mempunyai club semenjak tinggalkan Dijon pada Januari 2019.

  1. Samir Nasri

Pemain lain yang mengisap perhatian di Tim nasional Prancis U-17 ialah Samir Nasir. “Keluwesannya dalam cari tempat memperingatkan saya pada Zidane, ” kata pelatih Tim nasional Prancis U-17 pada 2004, Philippe Bergeroo, mengenai Nasri.

Bekas pelatih Marseille, Albert Emon, memperkuat pengakuan Bergeroo. “Nasri punyai potensi membaca permainan seperti Zidane.”

Mereka punyai keserupaan lain, saling tumbuh di Marseille serta punyai orangtua berdarah Aljazair.

Mendekati kepindahnya ke Arsenal pada 2008, Nasri menangkis perbandingan dengan Zidane. “Saya pikir beberapa orang begitu cepat membuat perbandingan. Saya baru 17 tahun serta baru mulai berkarier serta dengar beberapa orang menyebut saya the next Zidane. Saya syok serta cepat-cepat menghindari diri dari semuanya, ” kata Nasri.

Nasri tidak berhasil memiliki gelar The Next Zidane. Sesudah 3 tahun di Arsenal, dia selanjutnya geser ke Manchester City. Sekarang, dia bereuni dengan Vincent Kompany di Anderlecht. Profesi Nasri turun mencolok pada musim 2019-2020 saat direcoki luka.

  1. Karim Benzema

“Buat Anda yang tidak lihat Karim Benzema tempo hari menantang Manchester United, awalilah melatih diri menyaksikannya seringkali, sebab dia keinginan paling baik Prancis untuk lupakan Zinedine Zidane, ” catat Clement Andreau untuk Bleacher Report sesudah Benzema mengundang perhatian dengan golnya untuk Lyon ke gawang Red Devils pada babak knockout Liga Champions 2008.

Walau permainannya tidak sememikat Zidane, koleksi gelar Benzema justru semakin banyak. Yang menarik, sejumlah besar keberhasilannya di Real Madrid tiba waktu diatasi Zidane.

Komentar

agen bola