Friday, 27 April 2018   |   13:58 PM
Selamat Datang di Areabola.info – Agen SBOBET Indonesia
Silahkan mulai daftarkan diri anda, Pendaftaran Gratis !
Apabila membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas !
agen bola SBOBET

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Cappelo Sebut Ibra Dulu DI Juventus Hanya Bisa Pecahkan Kaca Gym

Manchester United's Swedish striker Zlatan Ibrahimovic celebrates scoring the team's first goal during the English League Cup quarter-final football match between Bristol City and Manchester United at Ashton Gate Stadium in Bristol, southwest England on December 20, 2017. / AFP PHOTO / Geoff CADDICK / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications.  /

Sebelum bisa terkenal seperti sekarang ini, Zlatan Ibrahimobic sebelumnya pernah menjalani masa-masa yang sangat sulit sekali diawal-awal kariernya sebagai pemain sepakbola. Salah satunya adalah pada saat bersama dengan Juventus.

Memang usia yang dimiliki oleh Ibra sekarang ini telah menginjak 36 tahun serta sudah tidak lagi fit 100 persen setelah cedera ligamen lutut yang dia alami, akan tetapi nama besar dari pemain berkebangsaan Swedia tersebut hingga sekarang ini masih membuat para pemain lawan ketakutan. Oleh dikarenakan hal itu Manchester United memutuskan untuk memperpanjang kontrak si pemain.

Disaat musim lalu, Ibra harus mengakhiri musim ini dengan lebih cepat, namun dia tetap menjadi top skorer Manchester United dengan mencatat 28 buah gol didalam semua kompetisi. Sebelum bergabung bersama dengan Setan Merah, Ibra sebelumnya memperkuat klub Paris Saint-Germain dan dsana dia mampu menjadi raja dalam urusan mencetak gol. Namanya juga sudah mulai tenar disaat memperkuat Inter Milan, AC Milan dan juga Barcelona.

Namun sebelum berhasil membuat kariernya melejit hingga sekarang ini, Ibra juga harus mengalami kesulitan untuk membangun performanya semenjak awal disaat dia masih memperkuat Malmo, Ajax Amsterdam hingga pergi memperkuat Juventus disaat tahun 2004 yang lalu.

Pada saat itu, Ibra dikenal sebagai seorang pemain penyerang muda yang cukup berbakat dari Ajax. Namun pada saat memperkuat Juventus didalam kompetisi Serie A dia memperlihatkan sesuatu yang sangat jauh berbeda.

Hal tersebut langsung diungkapkan oleh Fabio Capello yang merupakan mantan pelatihnya saat memperkuat Juventus. Capello menilai bahwa Ibra mempunyai bakat yang sangat luar biasa pada saat itu, namun dia masih belum terasah dengan sangat baik.

“Disaat Ibrahimovic datang ke Juventus, Anda bisa mengatakan kalau : menedang saja dia tidak becus,” ujar Capello kpada salah satu media di Inggris.

“Mino Raiola mengatakan kepada saya kalau : ‘Zlatan sangatlah kuat; dia akan mampu untuk mematahkan tangan seorang kiper’. Namun saya kemudian mengatakan begini : ‘Dengarkan; Sampai dengan sekarang ini dia hanya berhasil untuk memacahkan semua kaca di gym!”

“Ibra kemudian mulai untuk terus berlatih melakukan tendangan pada setiap hari dan tentu itu akan membuatnya bisa berkembang dengan sangat pesat dan semua tahu tentang hal tersebut,” lanjutnya.

“Saya juga sempat ingin mendatangkannya pada saat saya melatih Roma. Juventus telah melakukan sebuah pembelian yang sangat luar biasa sekali. Mereka membelinya hanya sebesar 16 juta euro dan mereka mencicil bayaran tersebut sebanyak empat kali.”

“Ajax menilainya tidak akan bisa menjadi seorang pemain yang hebat. Mereka lebih memilih untuk mempertahankan seorang Mido yang lebih gampang untuk diatur-atur,” tuntas Capello.

Namun selama memperkuat Juventus selama dua musim lamanya, Ibra hanya bisa menciptakan sebanyak 26 buah gol saja didalam 26 pertandingan yang dia jalani sebelum memutuskan untuk bergabung bersama dengan Inter Milan disaat tahun 2006 yang lalu.

Namun pada musim ini, Ibra yang baru pulih dari cederanya disaat pertengahan bulan November yang lalu baru mendapatkan kesempatan bermain sebanyak enam pertandingan saja. yang dimana baru satu kali dia dimainkan sebagai strater, sementara lima laga lainnya dimainkan sebagai pemain pengganti. Total Ibra baru bermain selama 142 menit saja di atas lapangan di semua kompetisi dan hanya berhasil untuk melesatkan satu buah gol disaat MU ditaklukan oleh Bristol dalam laga perempatfinal Piala Liga Inggris dengan skor 1-2 di tanggal 21 Desember yang lalu.

Komentar

agen bola