Sunday, 15 September 2019   |   17:25 PM
Selamat Datang di Areabola.info – Agen SBOBET Indonesia
Silahkan mulai daftarkan diri anda, Pendaftaran Gratis !
Apabila membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas !
agen bola SBOBET

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Cara Daftar Casino – Xhaka Menyukai Gaya Bermain Arsenal

the gunners

 

Cara Daftar Casino – Ada alasan khusus kenapa Granti Xhaka setuju untuk bergabung bersama dengan Arsenal. Selain menyukai gaya bermain The Gunners, Xhaka juga suka dengan agresivitas khas sepakbola Inggris.

Xhaka direkrut Arsenal dari Borussia Moenchengladbach. Walaupun nilai transfer gelandang berusia 23 tahun itu dirahasiakan, beberapa media di Inggris menyebut angka 30 juta euro sebagai alat barter untuk Xhaka.

Nama Xhaka mulai meroket saat memperkuat Basel. Mantan pelatih Basel, Thorsten Fink, pernah mengatakan begini: “Xherdan Shaqiri merupakan talenta terbaik yang dipunyai Swiss… sesudah Granit Xhaka”

Ucapan Fink memang tak berlebihan. Selama 4 musim memperkuat Gladbach, usai pergi dari Basel, Xhaka memperlihatkan dirinya sebagai salah seorang gelandang paling kompeten di Bundesliga.

Mantan pelatih tim nasional Swiss, Ottmar Hitzfeld, pernah menyebutnya sebagai “Bastian Schweinsteiger muda”. Kenapa Hitzfeld mengatakan begitu? Karena Xhaka tak cuma bisa menjadi generator di lini tengah, namun dia juga bisa menjadi penghubung yang baik antara lini belakang dan lini tengah.

Dia dapat menerima bola dari lini pertahanan dan membawanya sendirian karena dia memiliki kemampuan dribel yang mumpuni. Tercatat di Bundesliga musim 2015/2016, Xhaka memiliki persentase keberhasilan dribel mencapai 81 persen.

Akurasi umpan Xhaka juga sangat bagus, yakni mencapai 85 persen. Dengan begitu, stok gelandang tengah dan gelandang bertahan Arsenal terbilang komplet. Kepergian Mathieu Flamini dan Mikel Arteta dapat teratasi dengan baik. Sekarang Arsenal mempunyai Francis Coquelin, Mohamed Elneny dan Xhaka sendiri.

Kalau Coquelin terkenal kokoh, bagus dalam melakukan tekel dan blok, maka Xhaka seperti yang disebutkan di atas dapat mengimbangi dengan kemampuan tekniknya.

Namun jangan salah. Bukan berarti Xhaka tak suka dengan gaya bermain yang agresif serta mengandalkan adu fisik. Justru karena itulah gelandang kelahiran Basel, 27 September 1992 itu memilih untuk bergabung bersama dengan The Gunners.

“Di Jerman, Anda memang dapat bermain dengan agresif, namun wasit selalu meniupkan peluit. Di Inggris, tak begitu ceritanya. Ini jauh lebih baik bagi saya. Saya sangat suka dengan cara Arsenal bermain. Memang disini tak seperti di Negara-negara lainnya, akan tetapi saya sangat menyukai kompetisinya” ucap Xhaka.

 

Cara Daftar Casino

Komentar

agen bola