Wednesday, 23 May 2018   |   23:53 PM
Selamat Datang di Areabola.info – Agen SBOBET Indonesia
Silahkan mulai daftarkan diri anda, Pendaftaran Gratis !
Apabila membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas !
agen bola SBOBET

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Marco Verratti Belum Layak Disetarakan dengan Pirlo

Marco Verratti

Marco Verratti sudah lama disebut-sebut sebagai penerus sang legendaris Italia, Andrea Pirlo di timnas Italia. Gaya permainan Marco Verratti di tambah postur tubuhnya memang mirip dengan Andrea Pirlo. Verratti juga seorang pemain yang jago dalam hal oper bola dan seorang sutradara dalam permainan tim.

Akan tetapi kejadian pada hari Rabu, 07 Maret 2018 dini hari WIB telah mengubah pandangan itu. Hari ketika PSG tersingkir dari liga Champions saat menghadapi Madrid semakin menguatkan dugaan bahwa Marco Verratti tidak ada apa-apanya jika dibandingkan Andrea Pirlo. Sebagai pesepak bola, Pirlo memiliki karier yang cukup cemerlang. Pemain berjuluk Il Metronome itu juga sempat memperkuat tiga kesebelasan besar Italia, Inter Milan, AC Milan dan Juventus. Di sepanjang kariernya, Andrea Pirlo telah berhasil memenangkan 16 gelar bergengsi. Beberapa di antaranya Piala Dunia, Liga Champions, dan Scudetto. Di lihat dari gaya permainan dan kualitas teknik dua gelandang ini memang mirip, akan tetapi soal mental untuk mengatasi tekanan dalam sebuah pertandingan besar, Verratti belum bisa di setarakan dengan Pirlo. Tim PSG kalah dengan skors 1-2 dari Real Madrid pada laga leg kedua babak 16 besar.

Tim Les Parisien pun akhirnya gagal masuk ke perempat final setelah kalah dengan skor total 2-5. Pada pertarungan kali ini, Verratti tampil flop dan sempat membuat pelanggaran hingga di ganjar kartu merah oleh wasit pada pertengahan babak kedua. Pemain PSG selama laga di Liga Champions terakhir ini telah mendapat 4 kartu merah dan salah satunya didapatkan oleh Marco Verratti. Kejadian itu telah memperlihatkan bahwa gelandang berusia 25 tahun ini masih belum mampu mengatasi tekanan dalam menghadapi setiap pertandingan besar, salah satunya adalah Liga Champions.

Verratti lebih sering tampil flop di ajang liga Champions ini. Sebelum ini, Marco Verratti juga tampil flop dalam pertandingan penting buat timnas Italia. Verratti telah gagal menginspirasi tim hingga mereka dapat dikalahkan oleh Swedia dengan skors 0-1 pada leg pertama babak play off kualifikasi Piala Dunia 2018. Timnas Italia akhirnya tersingkir setelah pada leg kedua hanya mampu bermain seri 0-0.Marco Verratti sungguh berbeda dari Andrea Pirlo dalam hal mental.Pirlo sejak level yunior jauh lebih andal dalam mengatasi tekanan di setiap pertandingan besar. Di partai final Piala Eropa 2000, Pirlo memborong 2 gol untuk kemenangan timnas U-21 Italia atas Ceko dengan skors akhir 2-1.Pada liga Champions 2006/2007, Tendangan bebasnya telah mengawali proses kemenangan dengan skors 2-1 untuk  AC Milan saat bertarung dengan Liverpool di partai final. Dan untuk level timnas Italia, aksinya telah menginspirasi perjalanan Gli Azzurri menjadi juara Piala Dunia 2006 tidak akan pernah terlupakan. Setelah beberapa kali tampil flop, Marco Verratti langsung kebanjiran hujatan dari media Perancis maupun Italia.Media L’Equipe telah memberikan angka rapor 2 untuk penampilan Verratti.Media Calciomercato juga telah menyindir Varreti. “Marco Verratti bukan lagi anak kecil. Tidak bisa diterima ketika seseorang yang sudah berusia 25 tahun, dengan bakat dan pengalamannya, tidak mampu membuat lompatan dalam kualitas,” tulis mereka.

Komentar

agen bola