Wednesday, 26 September 2018   |   02:51 AM
Selamat Datang di Areabola.info – Agen SBOBET Indonesia
Silahkan mulai daftarkan diri anda, Pendaftaran Gratis !
Apabila membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas !
agen bola SBOBET

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Menpora Tekankan Sejumlah Poin Untuk Jaga Momentum Asian Games

Imam Nahrawi

Imam Nahrawi yang merupakan Menteri Pemuda dan Olahraga mau para atlet Indonesia bisa lebih banyak lagi beruji coba didalam level internasional. Dia juga turut mendorong dunia usaha untuk terus memberikan dukungan kepada perolahragaan di tanah air.

Setlah Indonesia mampu menduduki peringkat keempat dalam Asian Games 2018, Imam Nahrawi lantas membidik Olimpiade 2020 yang akan dilangsungkan di Tokyo sebagai target utama mereka yang selanjutnya. Dia meminta kepada semua federasi cabang olahraga agar bisa menyiapkan semua proses latihan seditail mungkin.

“Kami akan siapkan ‘peta jalan’ untuk menuju kompetisi Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. Kalau cabor Olimpiade yang harus benar-benar disiapkan secara mendetail yang khususnya atlet juga harus bisa masuk kedalam suasana ataupun iklim keunggulan,” ujar Imam saat ditemui di kantor Kemenpora yang ada di Senayan pada hari Senin tanggal 3 September 2018 kemarin.

“Itu sangat penting bagi membangun dan juga terus menjaga mental sekaligus bagi teknik para atlet kita. Selain daripada itu juga uji coba berada diluar negeri juga harus mampu lebih banyak lagi agar atlet kita bisa lebih sering bertemu dengan kejuaraan yang ada di dunia. Sehingga nanti ada semangat agar bisa mengalahkan mereka.”

“Past harus terus diikuti dengan kebijakan anggaran dikarenakan nantinya akan disalurkan kepada cabor untuk melakukan try out dalam jangka panjang. Jika perlu juga atlet yang disiapkan untuk Olimpiade tidak perlu pulang ke Indonesia. Atlet juga pastinya senang walaupun sedih karena mereka tidak bisa bertemu keluarga. Namun saya kira kalau mereka fokus kedalam cabor olimpik, potensial meerka pasti akan lebih efisien lagi.”

“Jadi tidak semua anggarannya diberikan kesemua cabor. Ini tentu juga menjadi evaluasi dari Asian Games kalau perolehan medali mana saja yang masih belum sesuai dengan target. Sehingga akan ada konsekuensi yang sama yang akan kita emban. Namun suasana yang sekarang ini masih belum bisa melakukan evaluasi dikarenakan ada atlet yang msih harus kita dukung. Para atlet tentu harus terus dirawat,” ujar menteri yang berasal dari Bangkalan tersebut.

Imam juga berharap suksesnya Asian Games akan memacu para pengusaha untuk terus terlibat didalam pengembangan atlet. Selain daripada meningkatkan kualitas atlet juga harus bisa sport science harus lebih sering digencarkan.

“Momentun yang seperti ini juga tentu adalah kesempatan untuk dunia usaha agar bisa terlibat secara langsung dan tidak hanya memberikan bonus diujung saja, namun juga sebagai sang bapak yang asli dalam cabor. Mulai dari pembibitan, pembinaan, rutinitas dan juga melahirkan atlet yang berbakat,” katanya.

“Saya berikan contoh seperti panjat tebing, andai dapat mendapatkan bapak yang lasi. Tentu saja sebagai pihak pemerintahan juga harus menyediakan ifrastruktur, menyiapkan sejumlah try out dan juga kampus-kampus yang berbasis olahraga dikarenakan salah satu tempat untuk menciptakan atlet adalah sebuah sekolah olahraga,” lanjutnya lagi.

“Kami juga tentu harus bisa membuat concern sport science. Dimana semua atlet harus dilihat melalui kacamata ilmu. Ini tentu untuk menghindari semua faktor non teknis seperti kedekatan, dislike maupun like. Akan tetapi bagaimana cara mengukur kecepatan atlet dalam segi otot, psikologi, nutrisi dan juga kebutuhan yang lainnya. Akan tetapi tentu harus ada ahli didalam bidang yang seperti itu,” tutupnya.

Indonesia berhasil untuk menduduki peringkat keempat di Asian Games 2018 ini dengan memenangkan 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu yang totalnya adalah 98 mendali. Indonesia kalah dari China yang berhasil membawa pulang 289 medali, Jepang 205 medali dan juga Korea Selatan 177 medali.

Komentar

agen bola