Sunday, 05 April 2020   |   22:15 PM
Selamat Datang di Areabola.info – Agen SBOBET Indonesia
Silahkan mulai daftarkan diri anda, Pendaftaran Gratis !
Apabila membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS yang bertugas !
agen bola SBOBET

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

MU Hampir Menelan Kekalahan dari Everton

Bruno Fernandes

Manchester United MU harus senang bermain seri 1-1 menantang tuan-rumah Everton di Goodison Park, Minggu (1/3/2020) dalam pertandingan minggu ke-28 Liga Inggris 2019-2020.

Everton dapat unggul terlebih dulu atas MU di menit ke-3 lewat Dominic Calvert-Lewin. Tetapi, Bruno Fernandes menyamai posisi jadi 1-1 di menit ke-31 melalui tendangan kerasnya.

MU hampir kalah, mujur gol Calvert-Lewin di menit ke-90+2 dibatalkan wasit sesudah lihat VAR. Gylfi Sigurdsson dipandang ada di tempat offside waktu Calvert-Lewin melepas sepakan.

Jalannya laga

Diawalnya, Everton bermain mendesak dengan coba mengambil gol terlebih dulu. Di menit ke-3, penjaga gawang MU, David De Gea lakukan blunder fatal saat sapuannya diblok penyerang Everton, Dominic Calvert-Lewin hingga bola masuk ke gawang Setan Merah.

Everton menang cepat serta membuat keyakinan diri mereka bertambah. Dua menit selanjutnya, Calvert-Lewin melepas sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti, tetapi bola dapat dihalau De Gea.

MU perlahan-lahan coba keluar dari desakan. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer tidak ingin terpukul sesudah kecolongan di beberapa menit awal. Sepakan Nemanja Matic di menit ke-7 masih tentang tiang gawang.

Team tamu memperlihatkan dominasinya sesudah pertandingan berjalan 15 menit. Umpan-umpan terarah dipertunjukkan beberapa pemain Setan Merah untuk tembus pertahanan The Toffees.

Pada akhirnya, di menit ke-31 shooting keras kaki kanan Bruno Fernandes menghujam bagian kanan bawah gawang Everton yang dikawal Jordan Pickford. Sesudah gol itu, permainan berjalan keras.

Sama-sama serang dimainkan ke-2 team untuk memperoleh gol ke-2 mereka. Tetapi, sampai turun minum, score di antara Everton kontra MU tetap 1-1.

Team tamu ambil ide serangan terlebih dulu di set ke-2. Di menit ke-48, sepakan Bruno Fernandes masih melebar dari gawang Everton.

Tetapi, MU seperti kesusahan menyerang kemudian. Everton terlihat seringkali membuat serangan untuk dapat tembus barikade pertahanan Victor Lindelof serta teman-teman.

Perebutan bola dari ke-2 team juga terlihat hampir imbang. Beberapa anak bimbingan Carlo Ancelotti sayangnya tidak dapat meningkatkan permainan mereka. Shooting Calvert-Lewin di menit ke-69 belum juga menghasilkan gol.

Posisi belakang Everton bermain disiplin dalam menepis beberapa serangan MU. Richarlison seringkali sempat menyusahkan pertahanan Setan Merah melalui tusukan-tusukannya.

Dua kesempatan emas didapatkan MU di menit ke-90 saat tendangan Bruno Fernandes dari dalam kotak penalti diblok Pickford. Bola muntah disambar Odion Ighalo, tetapi kembali ditepis Pickford.

Di menit ke-90+2, ketegangan berlangsung di muka gawang MU, Dominic Calvert-Lewin melepas shooting perlahan mendatar serta masuk ke gawang yang dikawal De Gea, tetapi wasit membatalkan gol itu sesudah lihat VAR. Gylfi Sigurdsson dipandang ada di tempat offside.

Kemudian, tidak lagi ada kesempatan beresiko yang dibuat ke-2 team. Everton serta MU harus senang bermain seri 1-1 sampai laga usai.

Manager Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, memberikan pujian pada tampilan David de Gea.

Striker Everton, Dominic Calvert-Lewin, sukses cetak gol sesudah manfaatkan blunder konyol yang dikerjakan David de Gea.

Setelah pertandingan, Solskjaer coba menyadari kekeliruan yang dikerjakan David de Gea pada awal laga itu. Baginya, itu hanya satu ketidakberuntungan.

“Itu adalah suatu hal yang berlangsung di sepak bola kadang-kadang bila Anda kelamaan meredam bola,” tutur Solskjaer.

“Calvert-Lewin tetap memburu segala hal serta sayangnya itu berbuntut menghasilkan gol. Kami memberi tanggapan serta mendapatkan gol yang wajar kami peroleh,” lebih Ole Gunnar Solskjaer.

Selanjutnya, Solskjaer memberikan pujian pada tindakan yang dikerjakan De Gea saat gagalkan kesempatan emas Gylfi Sigurdsson di menit akhir laga.

Peristiwa itu diikuti dengan pro-kontra. Bola rebound hasil pengamanan David de Geamendarat di kaki Calvert-Lewin yang selanjutnya melepas shooting menghasilkan gol.

Tetapi, gol itu dibatalkan VAR yang memandang Sigurdsson turut terjebak saat ia ada dalam tempat offside.

“Satu akhir laga yang mencekam. Kami merasakan dapat serta harusnya memenangkan laga dan ada drama yang berlangsung,” papar Solskjaer.

“David de Gea menjelaskan pada saya ia terusik sebab Sigurdsson berada di sana. Pengamanan yang ia kerjakan fenomenal, saya 100 % percaya jika itu shooting Sigurdsson bisa menjadi gol,” tegasnya.

 

Komentar

agen bola